PII OKU Timur Lahir, Fitra Dwi Cahya Usung Kaderisasi Masif Pelajar Islam

MARTAPURA, OKU TIMUR – Sejarah baru tercipta bagi gerakan pelajar di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.
Fitra Dwi Cahya resmi dilantik dan mencatatkan namanya sebagai Ketua Umum Pertama Pengurus Daerah (PD) Pelajar Islam Indonesia (PII) Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.
Pelantikan ini menandai dimulainya nakhoda perdana PII di Bumi Sebiduk Sehaluan.
Kehadiran PD PII OKU Timur diharapkan mampu mengisi ruang kosong pembinaan mental dan kepemimpinan bagi pelajar Islam di wilayah tersebut.
Membangun Fondasi dan Fokus Kaderisasi
Sebagai pemegang estafet kepemimpinan pertama, Fitra Dwi Cahya memikul tanggungjawab besar dalam membangun fondasi organisasi.
Fitrah menegaskan
bahwa prioritas utamanya adalah memperbanyak kuantitas dan kualitas kader di tingkat sekolah dan pesantren. Menjadi yang pertama adalah tantangan sekaligus peluang. Fokus kami saat ini adalah kaderisasi yang masif. Kami ingin memastikan PII hadir di setiap sudut OKU Timur agar para pelajar memiliki wadah untuk berproses dan mengasah potensi kepemimpinan mereka,” ujar Fitra.
Harapan Baru bagi Pelajar OKU Timur
Terbentuknya kepengurusan daerah yang pertama ini disambut hangat oleh berbagai elemen masyarakat dan alumni.
PII OKU Timur diharapkan tidak hanya menjadi organisasi seremonial, tetapi menjadi mesin pencetak kader yang berakhlakul karimah dan memiliki wawasan kebangsaan yang luas.
Strategi utama yang akan diusung oleh kepengurusan perdana ini meliputi:
Penyebaran Komisariat: Menginisiasi pembentukan komisariat di berbagai sekolah menengah dan madrasah sebagai ujung tombak kaderisasi.

Pelatihan Kepemimpinan: Menjadikan Leadership Basic Training (LBT) sebagai agenda rutin untuk menjaring minat pelajar.
Kolaborasi Daerah: Menjalin kemitraan strategis dengan Pemerintah Kabupaten OKU Timur dalam program-program pengembangan kepemudaan.
Dengan dilantiknya Fitra Dwi Cahya, PII OKU Timur kini resmi memulai langkahnya secara administratif dan organisatoris.
Momentum ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh pelajar Islam di OKU Timur untuk lebih aktif berorganisasi.